Ivan Adi Rebut Gelar Juara di Sirnas Milo School Competition

Surabaya – Persaingan ketat antara para peserta mewarnai pertandingan babak final Sirnas School Competition Surabaya hari ini. Sejak pagi para pendukung dari masing-masing kategori sudah berkumpul di GOR Sudirman Surabaya untuk memberikan semangat bagi tim yang bertanding hari ini. Pada pertandingan tunggal putra kategori kelompok usia U-13, Ivan Adi Cahyono dari Bintang Badminton Club Bogor akhirnya berhasil meraih gelar tertinggi di Sirnas School Competition Surabaya setelah mengalahkan Ryoga Dwikidarmawan Salim Putra dari Djarum Kudus dengan skor 21-14 dan 21-17. “Ini merupakan kemenangan pertama saya di Sirnas Milo School Competition. Meskipun tidak didampingi oleh pelatih namun saya tetap semangat dan percaya diri karena latihan yang sudah dijalankan,” ujar Ivan. Pasangan Gilang Toyo dan M. Ramzy Al Irsyad menjadi penentu kemenangan bagi SDN Lidah Kulon yang berhasil mengalahkan Bhayu Anggara Sunarya dan Muhammad Damar Padang Panuluh dari SDN Rungkut Kidul I/267 pada partai ganda dengan straight set 21-15 dan 21-14 sehingga skor menjadi 2-1. “Pada pertandingan final hari ini saya menghadapi lawan yang cukup tangguh. Meskipun saya sempat takut karena kalah di partai tunggal pertama, namun karena dukungan dari orang tua, guru dan teman-teman yang hadir, saya dan Gilang kembali bersemangat dan bisa bermain dengan kompak sehingga bisa mengalahkan Bhayu dan Damar,” ungkap Irsyad. “Hari ini saya bersama guru dan 30 siswa lainnya hadir untuk memberikan dukungan secara langsung di babak final ini. Pertandingan di babak penentuan ini sangat menegangkan, karena saya melihat kemampuan dari lawan anak didik saya cukup seimbang. Syukurlah di partai terakhir Gilang dan Irsyad dapat bermain dengan maksimal sehingga bisa membawa kemenangan bagi sekolah kami di Sirnas Milo School Competition Surabaya,” ungkap Subagus Hadi Purnomo, S. Pd, guru olahraga SDN Lidah Kulon 4. “Saya sangat senang Milo School Competition kembali hadir di Surabaya. Karena melalui kompetisi seperti ini dapat menguji kemampuan para siswa untuk semakin bersemangat di olahraga khususnya bulu tangkis,” tambahnya. Pada pertandingan final kategori beregu SMP Putri, SMPN 3 Wates Kab. Kediri berhasil mengalahkan satu-satunya wakil Surabaya SMPN 12 Surabaya dengan skor 2-0. Sedangkan pada kategori beregu SMP Putra, SMP Jaya Sakti (A) berhasil mengalahkan rekan satu sekolahnya SMP Jaya Sakti (B) dengan skor 2-1. Category Marketing Manager Nestlé Milo Ahmad Afid mengungkapkan, kemampuan bermain bulutangkis anak-anak di Surabaya memang tidak diragukan lagi. Terbukti dengan banyaknya atlet-atlet kelas dunia yang lahir dari Surabaya. “Semoga semua juara hari ini dapat mengikuti jejak para pendahulunya dan menjadi kebanggaan bagi Indonesia. Saya ucapkan selamat kepada semua pemenang Sirnas MiloSchool Competition, tetaplah berlatih dan terapkan nilai-nilai kehidupan seperti pantang menyerah, sportivitas, percaya diri dan kerja sama tim,” ujar Ahmad. Pertandingan babak final Sirnas Milo School Competition Surabaya hari ini juga mengadakan coaching clinic yang dimentori oleh legenda bulutangkis Indonesia Rexy Mainaky yang berbagi tentang teknik dasar bermain bulu tangkis dan pentingnya recovery setelah bermain bulu tangkis kepada anak-anak usia SD dan SMP di GOR Sudirman Surabaya hari ini (22/10). “Saya melihat banyak potensi di Surabaya, mereka harus berlatih lebih giat dan mengasah kemampuan dengan mengikuti pertandingan bulu tangkis. Semoga dengan adanya Sirnas Milo School Competition di Surabaya dapat melahirkan calon-calon juara bulu tangkis masa depan dari Surabaya,” ujar Rexy Mainaky. Pada kesempatan yang sama, hari ini sebanyak 160 ibu mengikuti Kelas Nutrisi sebagai bagian dari penyelenggaraan Sirnas Milo School Competition Surabaya. Kelas Nutrisi yang mengambil tema Gizi Seimbang Untuk Anak Aktif Berprestasi bersama Ahli Gizi Stefania Widya S, S. Gz, M. PH dan Ricky Soebagdja bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para ibu mengenai pentingnya asupan gizi makanan dan minuman pendamping untuk membantu memenuhi kebutuhan energi guna menunjang aktivitas keseharian anak. Iman Rahman Cahyadi/CAH BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu