Persis Solo Berlakukan Kontrak Force Majeure di ISC B

SOLO – Menjelang ISC B, manajemen tim Persis Solo segera mengikat para pemain yang sudah direkomendasikan oleh pelatih Agung Setyabudi. Untuk mengikat para pemainnya, manajemen “Laskar Sambernyawa” akan menggunakan metode tersendiri sepanjang gelaran turnamen kasta kedua itu nanti.  “Kami akan menggunakan klausul kontrak force majeure. Klausul ini bersifat sementara, sembari menanti kejelasan turnamen ISC B. Nantinya, seluruh kontrak akan bisa saja otomatis tidak berlaku apabila turnamen yang digagas operator PT Gelora Trisula Semesta ini batal digelar,” terang Direktur Olahraga PT Persis Solo Saestu, Totok Supriyanto.  Dan jika nanti turnamen tersebut jadi digelar, Persis disebutnya bakal merumuskan sistem kontrak berjenjang. Masing-masing untuk lima bulan, dua bulan dan sebulan. Konsep seperti ini juga berdasarkan pada aturan main dari PT GTS sebagai operator ISC.  Untuk lima bulan pertama adalah untuk putaran awal. Tambah dua bulan jika lolos ke babak 16 besar dan tambah satu bulan lagi apabila minimal bisa mencapai semifinal dan final.  Dengan demikian, totalnya bisa mencapai delapan bulan sesuai rancangan durasi turnamen ini bergulir. *Sri Nugroho  BERITA TERKAIT Seto Nurdiyantoro Mundur dari Jabatan Pelatih Kepala PSS 763 0 5 Fakta Menarik PSCS Sang Juara ISC B 2016 905 0 Faktor ini yang Buat PSCS Juara ISC B dan Terima Rp 1 Miliar 688 0 Terungkap Penyebab Kekalahan PSS dari PSCS di Final ISC B 715 0 Ini Komentar Manajemen PSS Usai Kalah dari PSCS di Final ISC B 978 0

Sumber: TopSkor ID